Skip to main content

Posts

Showing posts from July, 2014

Acara Tipi Membosankan, Salah Siapa?

Puasa-puasa gini emang enak ye kalau lihat iklan sirup, apalagi yang airnya tuh netes-netes di gelas. Tapi, bukan itu yang akan gue bahas di postingan kali ini. Melainkan, acara tipi! Iya, nggak di facebook, twitter sampai kaskus, gue selalu melihat keluhan beberapa orang yang ngomong kalau acara tipi tuh makin hari makin sampah, alias gak bermutu. Salah satunya acara FTV yang gue sendiri berkecimbung di dalamnya sebagai penulis ide cerita. Memang sih, gue juga mengakui FTV tuh gitu-gitu aja, terlalu cepat alurnya juga nonsense banget. Masa si tokoh langsung ketemu sama jodohnya? begitu lihat intro aja udah ketebak deh siapa yang bakal jadian sama siapa. Iya, gue akuin itu memang pasaran. Namun, itulah tren yang diciptakan. Setiap acara, punya tren atau cirinya masing-masing.
Enggak beda jauh dari orang-orang yang menjual produk. Semua stasiun televisi juga gitu. Mereka bakal menciptakan produk mereka sendiri. Nah, produk mana yang banyak peminatnya, itu yang dipertahankan. Jujur sih…

Skenario Untuk Film Pendek (versi Belajar)

Skenario film pendek ini gue buat karena pengen belajar aja nulis skenario, huehuehue... Genrenya menurut gue drama inspiratif. Ceritanya tentang seorang penari streptease bernama Julia yang bertemu dengan Andre yang ternyata merupakan mantan gigolo yang mengidap penyakit AIDS. Pada akhirnya, justru pertemuan itulah yang membuat Julia tobat. Tenang, tenang, walaupun temanya rada aaaahh uuuhh, tapi ini ini bukan skenario film bokep. Langsung aja, ini skenarionya:

Tips Membangun Mood Saat Menulis

Banyak orang yang bilang kalau nulis itu butuh 'mood'. Menurut gue, kondisi "gak mood" saat menulis itu adalah sebuah kondisi yang kita ciptakan sendiri. Gue juga sering banget ngerasa 'duh, kok jadi gak mood gini sih nulisnya..' Tapi, dalam beberapa momen, gue ngerasa kalau gue tuh benar-benar semangat menulis, ide ngalir begitu aja pas lagi nulis. Kenapa? Nah, setelah melalui beberapa pengalaman ketika menulis, gue mendapatkan beberapa hal yang bisa membangun mood dalam menulis ini.
1. Menulislah Genre yang Kita Sukai. Terkadang, saking seringnya kita membaca, kita semakin pengen nulis-nulis genre serupa dengan apa yang kita baca. Interfensi dari bacaan seperti itulah yang biasanya menjadi godaan bagi penulis pemula, kayak gue. Menurut gue sih, kita harus menulis sebuah genre yang kita suka, yang kita bangetlah, bukan genre yang kita inginkan. Soalnya, kalau kita menulis genre yang kita inginkan, belum tentu itu genre yang kita sukai. Ujung-ujungnya, pasti …